The Paradox of Taxation in Indonesia: High Targets, Low Realization
Keywords:
Taxation, Tax Target, Tax Realization, Compliance, IndonesiaAbstract
While taxes are the backbone of national development, Indonesia faces a significant gap between high targets and low realization. This qualitative study finds that low compliance, a large informal sector, incentive policies, and administrative weaknesses are the primary drivers of this paradox. Strengthening taxpayer compliance and reforming the administrative system are essential to optimize state revenue sustainably
References
Muhnia, N., Alam, S., & Shaleh, M. (2023). Kesadaran Wajib Pajak, Pengetahuan Perpajakan dan Kepatuhan Wajib Pajak. Paradoks: Jurnal ilmu ekonomi, 6(2), 117-127.
Latif, AS, Darma, SS, Septanta, R., & Arslan, R. (2026). Pengaruh Target Penerimaan Pajak, Realisasi Pajak dan Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. JURNAL REFLEKSI ILMIAH: Ekonomi, Akuntansi, Manajemen dan Bisnis, 9(1), 350-357.
Kahpi, A. (2020). Upaya Kearah Realisasi Target Penerimaan Pajak. Al-Risalah, 20(1), 43-56.
Wardani, P. S. (2018). Studi Keperilakuan Kepatuhan Wajib Pajak terhadap Pembayaran Pajak Daerah: Aplikasi Teori Perilaku Terencana dan Teori Psikologi Fiskal (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
Nasly, S. (2025, January 7). Target penerimaan pajak 2024 tak tercapai: Apa yang harus dibenahi? Pajakku. https://artikel.pajakku.com/target-penerimaan-pajak-2024-tak-tercapai-apa-yang-harus-dibenahi
Pajakku. (2024). Target penerimaan pajak 2024 tak tercapai: Apa yang harus dibenahi. https://artikel.pajakku.com/target-penerimaan-pajak-2024-tak-tercapai-apa-yang-harus-dibenahi
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Melli Oktarima, Nazwa Khoirunnisa, Reiski Nahdatun Nisha, Mega Metalia, Ratna Septiyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




















